Kamis, 24 September 2020

Mengabdi NU Lewat Ansor Banser

 Penulis : NUR HASAN

Menjadi kader NU tentunya dapat lewat dari berbagai BANOM (Badan Otomom) NU. Seperti tingkat pelajar ada IPNU/IPPNU, pemuda NU ada Gerakan Pemuda Ansor, pemudi NU ada Fatayat, untuk ibu-ibu ada Muslimat NU dan kader penggerak atau Banom lainya.
Al-Hamdulillah saya sendiri niat ingsun ngabdi NU lewat Ansor & Banser.


Banser sendiri merupakan badan semi otonom yang ada dalam Ansor atau dapat diartikan sebagai pelaksana. Teringat beberapa tahun yang lalu sekitar tahun 2000 an dari masa kecil saya, entah mengapa kalau dulu melihat  Ansor Banser di dusun saya ini (Kebalan Kaliwates) saya sangat senang dan menarik, padahal saya belum mengenalnya apa itu Ansor apa itu Banser  karena waktu itu saya masih kecil dan masih duduk di bangku sekolah MI. Dalam hati dulu waktu saya kecil aku ingin kalau besar dan dewasa nanti ingin menjadi seperti mereka. Hal itu terlihat waktu saat di dusun Kebalan ini GP. Ansor tempo dulu dipimpin oleh bapak Drs. Karno yang sekaligus menjadi ketua PC Ansor Lamongan pada masanya. Mungkin saya teringat dengan kegiatanya pada waktu kecil dulu ada lomba gerak jalan dan Ansor Kaliwates menjadi juara pada masa pak Akhwan (Guru Wan), acara srokal malam tiap Kamis Kliwon, kegiatan Banser waktu itu Banser yang ada di Balan juga banyak seperti Bpk. Subadi pak Slamet dll, serta dalam membuat acara PHBI dan PHBN sangat joss. mungkin itu yang menjadi penyemangat saya dan ghirah sampai motivasi bagi saya saat ini.
Pada tahun 2017 Ansor PAC Kembangbahu dipimpin sahabat Yahya Rozi sedikit demi sedikit mulai berkembang  dan mampu melanjutkan semangat Ke Ansoran di Kecamatan Kembangbahu. Berawal dari situ ahirnya saya punya niat, niat ingsun ngabdi NU lewat Ansor Banser.
Pada saat saya ikut Diklatsar Banser yang diadakan oleh PAC GP Ansor Kembangbahu tahun 2018 sebelum ada perintah dari Pimpinan Ranting dalam hati kecil saya ada niatan untuk ikut sendiri tanpa disuruh ketua dan ahirnya saya berangkat dengan sahabat A'ang yang tentunya dapat izin Rekom dari Ketua Ranting Ansor Kaliwates.

Walaupun ada dari  kegiatan Ansor yang tidak dapat saya ikuti di PAC seperti PKD, Dirosah dan kegiatan yang lain, semoga dikesempatan lain dapat mengikutinya. Setidaknya semoga dapat istiqomah di Majlis Dzikir dan Sholawat MDS Rijalul Ansor karena di sinilah ruh dari organisasi Ansor itu sendiri. Serta dapat aktif disetiap kegiatan ke Ansoran dan Ke Banseran.




Teringat dari dawuh mbah Hasyim Asya'ri (Pendiri NU):" Siapa yang mau merawat NU akan kuanggap santriku. Dan siapa yang menjadi santriku akan kudo'a kan husnul khotimah bersama keluarganya".
Semoga semua ini  termasuk bagian dari ngabdi di NU dan merupakan upaya ghiroh dalam mencintai NU yang berdasarkan amaliyah Ahlusunnah Wal Jama'ah An Nahdliyah.
Harapan saya semoga bisa selalu istiqomah ngurip nguripi NU karena NU tidak butuh kita tapi kita yang butuh NU. Dan semoga selalu diberi kemudahan dalam segala hal sehingga dapat mengabdi NU lewat Ansor Banser.(Amiin)

Lamongan 2020


Khitbah

 Terima kasih ya Robb, mudah-mudahan lancar sampai hari H 19 Oktober 2026